Desa Sukamulya Bersolek Jadi Desa Wisata Unggulan Ciamis, Taman Bunga Suta Jadi Ikon Baru


Desa Sukamulya Bersolek Jadi Desa Wisata Unggulan Ciamis, Taman Bunga Suta Jadi Ikon Baru

CIAMIS 31/8/2026 — Ada semangat baru yang terus tumbuh di Desa Sukamulya. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Yana, desa dengan jumlah penduduk sekitar 7.300 jiwa dan 3.200 kepala keluarga (KK) ini terus berbenah dan menata potensi lokal untuk mewujudkan desa yang maju, nyaman, produktif, sekaligus memiliki daya tarik wisata.

Dengan visi dan misi sederhana namun sarat makna, yakni “membahagiakan warga”, Pemerintah Desa Sukamulya berusaha menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Kini, Sukamulya tidak hanya berbicara tentang pembangunan infrastruktur. Desa ini mulai membangun wajah baru sebagai desa wisata yang mengandalkan kekayaan alam, pertanian, kuliner, keindahan lingkungan, serta kreativitas masyarakat.

Salah satu daya tarik yang semakin mempercantik wajah Desa Sukamulya adalah Taman Bunga Suta. Kehadiran taman bunga tersebut memberikan warna tersendiri bagi desa. Tidak hanya menjadi ruang yang memperindah lingkungan, Taman Bunga Suta juga berpotensi menjadi tempat rekreasi keluarga, lokasi swafoto, ruang berkumpul masyarakat, sekaligus salah satu destinasi yang dapat mendukung konsep wisata desa.

Dengan penataan yang terus dikembangkan, Taman Bunga Suta diharapkan mampu menjadi salah satu ikon Sukamulya dan memperkuat identitas desa sebagai kawasan yang ramah wisatawan.

Keindahan taman berpadu dengan suasana pedesaan menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan nantinya tidak hanya datang untuk menikmati pemandangan, tetapi juga dapat mengenal kehidupan masyarakat dan potensi ekonomi lokal Desa Sukamulya.

Surga Manggis dan Nangka Omas Juga Durian Sukamulya memiliki kekayaan alam yang patut dibanggakan. Salah satu yang paling menonjol adalah sektor buah-buahan.

Desa ini dikenal sebagai salah satu penghasil buah manggis terbesar di Kabupaten Ciamis. Potensi tersebut merupakan aset ekonomi yang luar biasa apabila terus dikembangkan melalui konsep agrowisata dan pengolahan produk unggulan.

Bayangkan wisatawan datang ke Sukamulya, menikmati suasana kebun, melihat langsung proses budidaya manggis, mencicipi buah segar dari kebun, kemudian membawa pulang produk olahan khas masyarakat.

Selain manggis, terdapat pula nangka Omas, Durian dan buah lokal yang menjadi bagian dari kekayaan hasil pertanian Sukamulya. Potensi tersebut menunjukkan bahwa desa memiliki modal alam yang sangat kuat untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis pertanian dan perkebunan.
Pikca Opak, Cita Rasa Khas yang Layak Naik Kelas

Tak lengkap berbicara tentang desa wisata tanpa mengangkat kuliner lokal.
Desa Sukamulya memiliki kuliner khas pikca opak, yang menjadi salah satu kekayaan makanan tradisional masyarakat. Kuliner lokal seperti ini memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan desa dan oleh-oleh wisatawan. Dengan kemasan yang menarik, pemasaran digital, serta dukungan UMKM, makanan khas Sukamulya dapat memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi sekaligus menjadi identitas kuliner desa.

Pembangunan Infrastruktur Didukung Semangat Gotong Royong Kemajuan Sukamulya juga tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan. Pembangunan tersebut semakin kuat dengan adanya dukungan dan kepedulian dari para agnia dermawan, serta dukungan yang dikaitkan dengan Sultan GASPOOL dan REPLIKA.

Semangat kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan desa dapat dilakukan melalui kebersamaan. Pemerintah desa, masyarakat, tokoh masyarakat, para dermawan, dan berbagai pihak dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing. Semangat gotong royong inilah yang menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan Sukamulya menuju desa yang semakin maju.

Bagi Kepala Desa Yana, pembangunan sejatinya bukan hanya tentang membangun fisik desa. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menciptakan rasa nyaman, membuka peluang ekonomi, meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap desanya, dan pada akhirnya menghadirkan kebahagiaan bagi warga. Semangat tersebut menjadi fondasi dalam mengembangkan berbagai potensi Sukamulya.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai sekitar 7.300 jiwa, masyarakat menjadi kekuatan utama desa. Jika seluruh potensi masyarakat, alam, pertanian, UMKM, dan wisata dapat bergerak bersama, Sukamulya memiliki peluang besar menjadi salah satu desa wisata yang diperhitungkan di kabupaten ciamis.

Alam yang subur, manggis yang melimpah, nangka Omas, kuliner pikca opak, Taman Bunga Suta, masyarakat yang kuat, serta pembangunan yang terus bergerak menjadi modal besar bagi Desa Sukamulya.

Tinggal bagaimana seluruh potensi tersebut dikemas menjadi sebuah pengalaman wisata yang menarik. Sukamulya memiliki kesempatan untuk menawarkan konsep wisata yang lengkap: menikmati keindahan taman, merasakan suasana pedesaan, mengenal perkebunan manggis, mencicipi kuliner khas, membeli produk lokal, sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Jika dikelola secara konsisten dan melibatkan masyarakat secara luas, bukan tidak mungkin Sukamulya akan semakin dikenal sebagai salah satu desa wisata potensial di Kabupaten Ciamis.

Di tangan masyarakat yang kompak dan kepemimpinan yang memiliki semangat membangun, Sukamulya sedang menulis cerita baru: dari desa yang terus berbenah menjadi desa wisata yang membanggakan.(Apep S)

Sukamulya — Alamnya Indah, Potensinya Melimpah, Warganya Bahagia.

Posting Komentar untuk "Desa Sukamulya Bersolek Jadi Desa Wisata Unggulan Ciamis, Taman Bunga Suta Jadi Ikon Baru"